Halsel - Fbinews
Lewat unggahan facebook Muhammad ikbal warga masyarakat kecamatan bacan kabupaten halmahera selatan (Halsel) Propinsi maluku utara (Malut) terkait hasiat dan asal mula kopi liberic bacan kamis tanggal 5 Januari 2023.
Muhammad ikbal dalam unggahan nya menyampaikan bahwa, semenjak Th 1881 kira2 140 Th yg lalu nenek moyang leluhur kami (bacan) memanen kopi Liberica Bacan dengan penuh suka cita dan kemudian menghidangkan secangkir Kopi Bacan yang nilai Sejarah sangat mahal karena ditanam oleh Perusahaan BAM dari Negara Belanda ucap ikbal panggilan akrabnya.
" menurut I Ketut Putuyasa - Ketua Umum Asososi Kopi Indonesia ( ASKI) Indonesia ...dan saya sebagai Anggota ASKI Propinsi Maluku Utara sangat terharu bercampur gembira karena tidak sia sia kami bertepur berjuang berkorban berkeringat menuangkan segala macam pikiran jiwa raga hanya untuk meneruskan melestarikan merawat dan mengembangkan Kopi Liberica Bacan yang pernah Diminum oleh Ratu Wilhelmina Dari Belanda tahun 1924 ucap muhammad ikbal.
Lanjut ikbal. Kopi Liberica Bacan ini mengalami fluktuasi naik turun, kopi liberica banyak ditebang Petani karena dinilai tidak menguntungkan dibanding Pala, Coklat, cengkeh dan sayuran serta buah buahan yang selama ini memberi kehidupan ekonomi rumah tangga bagi Petani saat itu karena selain dapat menghidupi ekonomi sehari hari juga dapat menyekolahkan anak bahkan memberi biaya kuliah anak petani dan biaya lain - lainnya tegas ikbal.
" Kopi Bacan beda dengan Kopi Gayo Aceh, Kopo Lampung, Kopi Priangan, Kopi Kintamani, Kopi Toraja, Kopi Bajawa dll karena Kopi Bacan baru dipikirkan untuk dibangun Ekosistem' mulai dari Hulu sampe kehilir itu semenjak Tahun 2022 kemarin yaitu kerjasama kami dari UD KOPI BACAN kelompok Tani Desa Gamdasuli Kec Bacan Selatan, Badan Sertifikasi Instrumen Pertanian (BSIP)yang sebelumnya bernama BALITRO Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi - BPPT Prop Maluku Utara Dinas Koperasi Industri Perdagangan dan UKM Kabupaten Halmahera Selatan ucap ikbal.
baru kini kopi liberica dik3mbangkan, dilestarikan secara Home industri oleh UD KOPI BACAN yang sebentar lagi siap untuk diptoduksi buat segmentasi masyarakat Bacan mulai dari warung - warung, Pasar dan Mini Mart , .... tahap berikutnya baru segmentasi Green Bean baru akan dipasarkan di cafe - cafe iseputaran Bacan sehingga masyarakat Bacan dapat melampiaskan kerinduan terhadap kebanggaan produk lokal yang menjadi tuan rumah di negeri sendiri serta menjadi Nomimasi Komoditi Produk Unggulan yang ke 4 setelah Abon Ikan, Kerupuk kanplang ,Batu Bacan dan yang ke 4 Adalah KOPI LIBERICA BACAN tutup muhammad ikbal anggota ASKI
Pewarta : LM. Tahapary





