• Jelajahi

    Copyright © FBINEWS MALUT
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Dessy Lau Tanyakan BLT, di Desa Labuha Kecamatan Bacan.

    Fuad Abdullah
    10/05/22, 12.58 WIB Last Updated 2022-10-05T03:58:49Z



    Halsel - Fbinews


    Salah satu warga masyarakat desa labuha kecamatan bacan kabupaten halmahera selatan menagi hak nya yaitu bantuan langsung tunai ( BLT ) yang diberikan presiden lewat pemerintah desa labuha tanggal 29/9/2022 lalu.


    Dessy Lau kepada wartawan fbinews mengatakan, waktu itu hujan deras kaka telpon tanya saya dari ibu mala untuk bawah Kartu Tanda Penduduk ( KTP ) dan Kartu Keluarga ( KK ) untuk di berikan ke perangkat desa labuha.


    Setelah mendapat telpon dessy bergegas ke kantor desa untuk membawa KTP dan KK nya untuk diberikan kepada Essy' tiba - tiba salah satu kaur berinisial ND mengatakan kepada nya dengan kata sayang kamu dapat BLT di Rt.12, Spontan dessy berkata kalau saya dapat mungkin dong sudah antar tapi sampai saat ini kan tarada ucap dessy lau warga desa labuha.


    Biasa nya bantuan langsung tunai ( BLT ) ini dong antar ke rumah warga kemudian penerima bantuan di foto untuk dokumentasi desa, sontak kades bertanya kepada dessy bahwa pernah ada orang datang minta KTP/KK, mendadak kaur ini sial ND menjawab kemungkinan ada coba tanya di TN kaur desa juga' jawab dessy kenapa saya harus tanya di TN dan tiba - tiba kades tanya di ND bahwa kamu liat nama ibu dessy ada, ND menjawab apa yang di tanyakan kades' ada pak kades di Rt.12 saya juga liat di ibu ben ucap dessy.


    Ke Esokan hari nya dessy ke kantor labuha dengan maksud untuk menanyakan persoalan tersebut, begitu sampai di kantor labuha langsung memberi salam kebetulan yang ada hanya bendehara labuha inisil W dan dessy berkata kepada nya boleh saya liat nama - nama penerima BLT tahap dua, ternyata setelah di lihat nama nya terdaftar pada penerima bantua langsung tunai tahap dua tahun 2022 di desa labuha kecamatan bacan tapi uang nya sudah diberikan kepada TM kaur desa.



    Sementara bendehara desa labuha saat dihubungi wartawan fbinews di hari yang sama mengiyakan bahwa, memang betul nama dessy lau ada tapi sudah di ambil kaur inisial TM dan saat di singgung tentang tahap satu nya bendehara mengatakan cuma di tahap dua saja sedangkan di tahap satu tidak ada nama dessy lau.


    Sementara kaur inisial TN saat di hubungi wartawan fbinews di hari yang sama pulah mengatakan, TN berencana tersendiri untuk empat umat nasrani itu karna saya lihat pendapatan tidak ada makanya nanti dibulan Nopember baru di berikan dan hal ini juga saya sudah sampaikan buat kades serta bendehara karna di bulan itu sangat membutukan ucap TN.


    Saya yang daftar kan dorang empat kk itu, tapi kalau ada masalah silakan datang tanya saya untuk dijelaskan bukan kaseh Viral di status media sosial, jujur saja kalau saya punya niat jahat akan lapor pdia tegas TN.


    " ketika di singgung terkait dengan penerima bantuan tentang nama di tahap 1.& 2 ternyata yang ada nama di tahap satu tidak ada lagi di tahap dua karna menurut TN jumlah KK yang ada di desa labuha kalau mau ikut dengan peraturan presiden 40 % itu tidak cukup Ucap TN.


    Keputusan Kepala desa ( Kades ) itu bagi biking tahapan supaya bisa tersentu di beberapa keluarga yang membutuhkan, kalau mau ikut dia punya aturan hanya seratus sekian berkat upaya kepala desa sehingga bisa mendapat 260 sekian untuk itu kami biking tahapan dan kepala desa sudah komunikasikan dengan pihak DPMD ucap TN kaur desa labuha.


    Lewat Wa Singkat dari Dessy lau kepada media ini selasa tanggal 4/10/2022 mengatakan bahwa, bendehara desa labuha menghubungi nya agar ke kantor desa untuk menerima bantuan langsung tunai ( BLT ) tetapi saya dapat pesan sudah jam 2 siang makanya saya putuskan untuk besok saja dan yang akan diberikan berjumlah 4 orang serta diberikan langsung oleh kepala desa sendiri tutup dessy.


    Yang belum dapat bantuan itu bukan dessy saja tetapi ada beberapa nama sesuai dengan nama yang ada terdaftar di blt desa labuha.


    LM. Tahapary

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini