• Jelajahi

    Copyright © FBINEWS MALUT
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Ketika Diwawancarai, Petugas Pertanahan Diduga Emosi dan Video Balik Wartawan

    Fuad Abdullah
    2/10/22, 16.42 WIB Last Updated 2022-02-10T08:26:39Z


     

    Ternate – FBINEWSMALUT.COM


    Ismail Hamlan mantan petugas bagian Bidang Pengukuran Tanah di Badan Pertanahan (BPN) Weda Halmahera Tengah (Halteng) pada saat keluar dari kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara, di cegat wartawan untuk diwawancarai atas pemangilannya terkait laporan Asir dugaan indikasi mafia tanah di Halteng.


    Usai dimintai keterangan oleh bagian Intelijen Kejati Malut, Ismail keluar menuju kamar mandi, sekitar 30 menit di dalam kamar mandi, Ismail langsung menuju pintu keluar kejati untuk pulang.


    Ketika keluar dari Kantor kejati Ismail dicegat wartawan untuk diwawancarai tatapi malah menghindar dan cepat-cepat berjalan ke parkiran motornya, terdengar terlalu banyak pertanyaan juga foto dari wartawan, Ismail diduga Emosi lalu mengambil Handpone di saku celananya dan membuat video balik wartawan yang sedang melaksanakan tugas.


    "Nanti tanya di dalam saja,” ujarnya dengan nada yang agak sedikit keras sembari terus berjalan.


    Ismail ditahun 2019, merupakan salah satu petugas pertanahan Weda yang turun langsung ke lokasi lahan kebun ibu Aini A Marsaoly untuk mengukur luas lahan. 


    Dalam pengukuran lahan kebun miliik ibu Aini tidak ada masalah, hanya saja ada sebagian lahan lagi yang diambil Safi Sopak sehingga terjadilah sangketa dengan Safi Sopak, itu di saksikan langsung oleh 2 petugas pertanahan salah satunya Ismail selaku petugas ukur di lokasi tersebut.


    Sehingga surat-surat pengajuan permohonan dari keluarga Aini A Marsaoly untuk pengurusan sertifikat di kembalikan oleh petugas data pertanahan Weda termasuk Ismail, alasan mereka lahan kebun tersebut ada sengketa dengan Safi Sopak jadi tidak bisa di urus untuk terbitkan sertifikat. 


    Akan tetapi Safi Sopak yang tadinya bersengketa dengan Ibu Aini A Marsaoly malah di keluarkan sertifikatnya oleh Pertanahan Weda.


    Dari pantauan FBINEWS Rabu (9/2/2022) sekitar pukul 09.10 Wit, Ismail terlihat datang ke Kantor Kejati Malut mengunakan motor supra warna hitam dan Sekira pukul 18.50 WIT keluar dari Kantor Kejati Malut lewat pintu depan.


    Perlu diketahui, Ismail Hamlan kini sudah pindah tugas dari pertanahan Weda ke pertahanan Tidore Kepulauan (Tikep) di bagian Bidang Pengukuran Tanah  Badan Pertanahan (BPN).


    Sementara Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Malut, Richard Sinaga saat dikonfirmasi terkait kedatangan Ismail mengatakan, kehadiran tersebut untuk dilakukannya permintaan keterangan terkait dugaan mafia tanah di Weda Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) yang dilaporkan salah satu warga.


    "Ya benar hari ini ada permintaan keterangan terkait dengan dugaan mafia tanah atas laporan saudara Asir M," akhir singkat. 


    ILON HI.M Marsaoly

    Redaktur ; Fuad Abdullah

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini