Halsel ~ fninews ~ net.
Menurut keterangan kepala desa fofau kec kayoa barat, yasim kipu, melalui via whatsaap beliu menjelaskan terkait masaalah pembuatan talud penangkis ombak di wisata bahari dusuñ pasir putih,yang dikerjakan oleh saudara udi hamja belum selesai, sedangkan dinas parawisata propinsi mendesak agar cepat diselasaikan karena sudah mau berahkir.akan tetapi pekerjatidak mau kerja lagi karena kontrakor belum bayar upa kerja mereka.pungkas yasim.
Lanjut.yasim,juga mengatakan bahwa pada saat itu dari ppk dinas parawisata propinsi maluku utara turun mencek langsung dilapangan dan mereka menunujuk saya untuk menyelasaikan pembangunan talud penangkis ombak tersebut, yang pekrjaannya sudah mencapai 90%, yang tidak diselesaikan oleh sudara udi hamja.karena menurut dari ppk sampai akhir bulan oktober ini apabila tidak selesai maka akan di beleklist,makanya itu saya sebagai kades memutuskan untuk bertanggung jawab untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.ucap yasim.
Ditempat yang terpisah, pada awak media fbinews menghubungi kontraktor Udi Hamja melalui telpon di ternate, 03 - 11 - 2021.menjelaskan bahwa pekrjaan talud penangkis ombak di wisata bahari dusun pasir proyek dari DAK PROPINSI.MALUKU UTARA.itu sudah 100% pekerjaan.jadi keterangan kades fofau yasim kipu itu tidak benar,dan bersifat makan puci,tutur udi. ~~ HY ~~

