LIMA CAKADES DESA MANDAONG, SIAP SAMBUT PILKADES TAHUN 2022.
Halsel - Fbinews
Pemilihan kepala desa secara serentak di propinsi maluku utara khusus nya kabupaten halmahera selatan yang akan di selenggarakan pada tanggal 29 oktober tahun 2022 ini kelima calon kepala desa secara pribadi sangat siap menyambut momen tersebut.
Menanggapi apa yang di sampaikan secara pribadi calon kepala desa mandaong kecamatan bacan selatan di salah satu media online tanggal 30 kemarin tentang kesiapan menyambut momen pilkades ketua lembaga swadaya masyarakat ( LSM ) Tameng perjuangan rakyat anti koropsi ( Tamperak ) Latif al argam Maruapey minggu tanggal 2/18/2022 angkat bicara.
Ketua LSM Tamperak yang juga wartawan fbinews mengatakan, betul sekali apa yang dikatakan, tetapi secara umum semua kandidat yang akan bertarung di pilkades tahun 2022 ini semuanya sangat siap menyambut pesta desa tersebut terlebih khusus lagi kelima calon kepala desa mandaong sangat - sangat siap menyambut, menghandapi nya bahkan istri, keluarga kelima calon pun turut meramaikan dengan bersilaturahmi.
Lanjut ketua lsm tamperak, dari kelima kandidat yang akan bertarung di pilkades khususnya di desa mandaong hanya tiga calon kepala desa mempunyai keluarga besar yang menghuni desa mandaong, ketiga cakades yaitu JULKIFLI ROBO ( PETAHANA ) HUSEN KAMARULLAJ ( IMAM MESJID AL- MUJAHIDDIN ) DAN YANG KETIGA AHMAD HASANUDIN.
Dengan kekuatan penuh yang di dukung keluarga besar ketiga calon kepala desa berpeluang untuk memenang kan pertarungan tersebut sebab dari jauh sebelum nya keluarga besar ketiga cakades yang di maksud sudah melakukan silaturahmi.
Dan ke Empat cakades pun akan melakukan hal yang sama di desa mandaong yang begitu bagus, dari MAJU menuju MANDIRI.
Yang paling terpenting kelima cakades harus bertarung dengan jangan saling menjatuhkan, saling fitna satu sama lain seperti apa yang terjadi beberapa waktu lalu yaitu ISU GALI - GALI KUBUR dan KERTAS PUTIH menuliskan kelima nama bakal calon yang diletakan dibawah gesek kaki Mushola Baitul Halim Bahkan isu KEPTON sengaja di goreng.
Bukan isu itu saja tetapi ada juga isu yang lain sengaja di goreng oleh kelompok yang ingin mengadu domba masyarakat desa mandaong yang sudah puluhan tahun hidup dalam satu keluarga dan ada juga yang mencuat bahwa imam dan badan sarah sudah mendukung salah satu calon kepala desa.
Untuk itu saya berharap kepada masyarakat desa mandaong yang sudah puluhan tahun hidup dalam satu keluarga agar jangan terpengaruh dengan isu - isu yang dengan sengaja di buat kemudian di goreng untuk mengacak - ngacak pikiran masyarakat desa mandaong.
LM


