Halsel - FBINEWS
Dalam rangka pencegahan menyebarnya penyakit demam berdarah di kabupaten Halsel, khususnya di kecamatan bacan selatan, UPTD puskesmas Gandasuli Bekerja sama dengan dinas kesehatan kabupaten Halsel dan malaria center kab Halsel. melaksanakan pelatihan dan sosialisasi tim memantau jentik DBD, di wilayah kecamatan bacan selatan.tuwokona, tanggal,10 - 11 - 2022.
Baidawi kamarullah dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini di lakukan demi untuk mencegah penyebaran kasus DBD,oleh karena itu kader Jumantik perlu mendapat ilmu terkait cara memantau jentik dan jenis nyamuk DBD,dan cara memberantas ad nnya.agar sebentar nanti tim tidak ragu lagi dalam melaksanakan tugasnya.pungkas, Dawi.
Sementara pemateri ibu, Wahyuningsih, SKM saat memberikan paparannya terkait cara memantau dan pemberantasan, menegaskan kepada peserta agar mengikuti dengan seksama supaya sebentar nanti pada saat turun ke lapangan tidak ragu dalam menyampaikan,penjelasan kepada warga masyarakat terkait apa itu DBD dan dapat di pahami dengan baik, agar tidak ada kegaduhan di mata masyarakat.ungkap ibu Ningsi.
Lanjut ibu Ningsi, Kasus DBD di kab Halsel oleh pemerintah kab Halsel mengeluarkan situasi kejadian luar biasa, karena sampai hari ini per 11 September 2022. kasus DBD di halsel terdapat 256 kasus 332 kasus demam dengue.dan ini merupakan kejadian yang harus di tangani dengan serius.dalam hal ini, dinas kesehatan kab Halsel.'tutur ibu Ningsi.
Amatan awak media FBINEWS dalam kegiatan pelatihan tersebut adalah kader Jumantik 10 Desa Se-kecamtan amat bacan selatan, Baidawi Kamarullah dari malaria center, ibu Wahyu ningsi Skm,BPK Samsul Bahri Umamit,SKM, dari PKM Labuha,dan pemateri dari dinas kesehatan kab Halsel,selama dua hari,yakin sat hari materi dan satu hari praktek di rumah warga yang di pusatkan di desa mandaong.berjalan sesuai rencana.( Haya)


