Ternate – FBINews.net
Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut), berjanji akan melakukan koordinasi kepada pihak TNI atas ungkapan satu kasus yang diduga melibatkan oknum anggota TNI.
Hal itu disampaikan langsung Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes (Pol), Michael Irwan Thamsil.
Menurutnya, untuk kasus yang melibatkan oknum anggota TNI itu ditangani oleh Polsek Ternate Selatan.
Untuk kasus tersebut sudah sesuai dengan Laporan Polisi (LP) pada 14 Agustus 2022 dengan tiga orang tersangka.
"Jadi produksi minyak tawon ilegal itu,
kegiatan mereka sendiri, berlangsungnya di dalam rumah," ungkap Kabidhumas Polda Malut, Kombes (Pol) Michael Irwan Thamsil, Senin (22/8/2022).
Michael bilang, untuk lama operasi sendiri itu sejak bulan April 2022 dan kurang lebih sudah 5 bulan bisnis tersebut sudah berjalan.
Dari hasil penyelidikan juga barang bukti minyak tawon ilegal ini sudah beredar di seluruh Maluku Utara, khusus di daratan pulau Halmahera.
Dalam keterlibatan oknum anggota TNI itu, kata Kabidhumas, pihaknya akan menindak lanjuti dan menyelidiki lebih dalam.
Kalau benar ada keterlibatan oknum anggota TNI, maka Polda Malut akan berkoordinasi dengan pihak Denpom XVI/1 Ternate.
"Akan kami koordinasikan dengan pihak POM jika benar ada keterlibatan oknum anggota TNI dalam pengungkapan kasus minyak tawon Ilegal yang di tanggani Polsek Ternate Selatan," ujarnya.
Ditempat terpisah, Pasi Gakum Denpom XVI/1 Ternate, Kapten Cpm Candra saat dikonfirmasi, menyebut pihaknya siap membuka diri jika ada koordinasi dari pihak Polda Malut dalam pengungkapan kasus yang ditanganinya melibatkan oknum anggota TNI.
"Kami selalu siap menerima koordinasi dari pihak Polisi jika ada keterlibatan oknum anggota TNI dalam pengungkapan kasus yang mereka tanggani," kata Candra, saat di hubungi wartawan melalui Telepon genggamnya.
Candra menyebut, Denpom XVI/1 Ternate siap menunggu Koordinasi dari Polda Malut, jika dari hasil koordinasi benar ada keterlibatan oknum anggota TNI, maka Denpom XVI/1 Ternate juga akan koordinasi dengan pimpinan.
Jika ada keterlibatan oknum anggota TNI, maka jelas akan ditindaklanjuti dan itu akan disampaikan ke pimpinan.
"kami akan tunggu koordinasi dari Polda Malut, jika sudah kami terima, pasti kami akan lapor ke pimpinan untuk ditindak lanjut," tutupnya
ILON HI.M Marsaoly


