Ternate – FBINEWS
Kantor Wilayah (Kanwil), Badan Pertanahan Nasional (BPN) Maluku Utara (Malut), belum membuka pelayanan di Sofifi, Ibu kota Provinsi, Senin (22/8/2022).
Dikarenakan keterbatasan infrastruktur, seperti jaringan internet menjadi salah satu kendala dalam memberikan akses pelayanan di era digitalisasi yang kian berkembang.
Kepada media ini, Kepala Kanwil BPN Malut. Abdul Azis mengatakan, berkaitan dengan progres percepatan pemulihan kota Sofifi. BPN sebetulnya sudah pindah ke sana sejak tahun 2014.
Akan tetapi, pada saat itu dinamika pelayanan belum seperti sekarang, jadi pada tahun 2016 kami tarik personil, tapi tidak semuanya, di sana tetap ada piket khusus untuk pelayanan secara manual.
"Mengapa demikian, karena dinamika pelayanan kita sekarang harus secara elektronik semuanya," ucap Azis.
Kata Azis, tuntunan pelayanan saat ini harus serba elektronik, sebab itu kendala jaringan internet menjadi salah satu problem saat itu. Sehingga pelayanan di kota Sofifi tidak secara maksimal dilakukan.
"Ya jaringan internet juga menjadi kendala, karena kita tidak mampuh mengadakan tower. Selain jaringan, infrastruktur perumahan tidak tersedia disana," terangnya.
Dia menambahkan, setahun yang lalu Pak Menteri BPN dan Menteri yang lainnya survei ke sana untuk progres percepatan kota Sofifi antar lain BPN langsung mempercepat dengan melakukan kegiatan membuat tata ruang yang kebetulan kemarin sudah disahkan oleh walikota dengan diterbitkan perda nomor 4 tahun 2022.
"Hal itupun kemudian ditindaklanjuti dengan tata ruang kota untuk membuat pemetaan agar pembangunannya terarah," ucapnya.
"Jadi rencana kami berkantor di Sofifi secara full sesuai arahan pak Menko, insyaallah akan terealisasi di tahun 2023. Adapun kendala-kendala yang kita hadapi bisa dipenuhi sehingga pelayanan secara elektronik bisa dimaksimalkan diwilayah Malut," tutupnya.
ILON HI.M Marsaoly


