Ternate–FBINews
Sultan Ternate ke-49 Hidayatullah Sjah mengapresiasi karya tulis buku dari mantan Kepala Radio Republik Indonesia (RRI) Ternate sekaligus mantan ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Maluku Utara (Malut), Hi. Supardi Abdullah SH, Kamis (2/5/2022).
Apresiasi ini disampaikan sultan Ternate Ke-49 setelah melakukan silaturahmi sekaligus penyerahan buku oleh Supardi Abdullah tentang Berdirinya RRI Ternate dan Aktifitas Radio Perjuangan Irian Barat Soasio Tidore.
Sultan Ternate, Hidayatullah Sjah saat disambangi di pendopo Kasultanan Ternate, mengatakan, dengan buku ini Insya Allah sejarah RRI mengetahui sejarah berdirinya RRI terutama untuk generasi muda dan masyarakat Malut.
“Ini agar generasi muda kota Ternate dan masyarakat Malut bisa paham dan tahu kapan dia berdiri, bagaimana perjuangannya dalam waktu awal pendirian sampai sekarang," ungkap sultan yang juga mantan Jurnalis Kantor Berita Angkatan Bersenjata dibawa pembinaan Kepala Staf Sosial Politik Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI).
Sementara itu Hi. Supardi Abdullah mengaku bersyukur telah mempersembahkan karya tulis ke Sultan Ternate Hidayatullah Sjah dan berterima kasih atas apresiasinya.
“Semoga nantinya ini menjadi penyemangat bagi saya kedepan,” ungkapnya.
Selain menyerahkan bukunya yang ke-2 kepada Sultan, Supardi juga menceritakan kenangan manisnya bersama Almarhum Sultan Ternate Hi. Mudaffar Sjah bersama dirinya pada masa itu.
"Saya berikan karya ini untuk Sultan Ternate Hidayatullah Sjah, beliau juga sudah membaca sekilas sebelumnya melalui Whatsapp. Namun, hari ini saya hadiahi secara langsung," tambahnya
Supardi berharap, masyarakat Malut mengetahui sejarah RRI Ternate serta aktivitas radio perjuangan Irian Barat Soasio Tidore beberapa tahun silam dalam merebut Irian Barat kembali ke pangkuan ibu Pertiwi dan dapat mengkaji bahan bacaan sekaligus refrensi bagi para generasi muda.
Supardi bilang, berdirinya RRI Ternate mendapat perhatian besar dan dukungan pihak keraton, dimana tiang antene pemancar waktu itu ditampatkan dihalaman keraton. Dengan historis ini studio pro 1 RRI Ternate diberi nama sultan Babullah dan pro 2 diberi nama sultan Nuku.
"Begitulah sekelumit RRI Ternate melalui radio perjuangan irian barat soasio tidore, mempersembahkan sumbangsi darma baktinya kepada negara, ibarat sebutir pasir di samudra raya, seberapa kecilnya kebaktian kepada negara kami angkasawan RRI Ternate merasa bangga sebagai peraga dalam sejarahnya," tutupnya.
Seperti diketahui, Hi Supardi Abdullah SH, dikenali luas sebagai Mantan Kepala RRI Ternate dan Ketua PWI 2 periode serta Penasihat PWI saat ini.
ILON Hi.M Marsaoly



