Ternate–FBINEWS
Polda Maluku Utara (Malut) menggelar penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah dalam rangka seleksi penerimaan Terpadu Taruna/Taruni Akpol dan Bintara Polri Gelombang II T.A. 2022, bertempat di Ruang Aula Polda, Saptu (16/4/22).
Kapolda Malut, Irjen Pol. Risyapudin Nursin, S.I.K memimpin langsung
penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah yang di hadiri Wakapolda Malut, Irwasda, Para Pejabat Utama (PJU) Polda Malut, Tim pengawas Internal, Eksternal dan peserta seleksi serta para Orang Tua/Wali.
Dalam sambutan, Kapolda menuturkan, kita telah dengarkan bersama pembacaan pakta integritas, semoga bukan hanya sebuah bacaan saja tetapi sebuah kesungguhan yang betul-betul objektif sehingga tidak ada diskriminasi dan penyimpangan.
“Jika terjadi suatu penyimpangan di setiap tahapan seleksi yang di ikuti silahkan dilaporkan karena semua sudah diawasi,” jelasnya
Untuk proses seleksi akan dilaksanakan secara objektif, transparan dengan prinsip clear and clean dengan harapan dapat memperoleh calon anggota Polri dengan sumber daya manusia yang unggul dan handal.
“Personel di maluku utara saat ini baru mencapai 43%, masih jauh dari angka 100%, jadi kita butuh banyak anggota polri untuk di tempatkan diwilayah kepulauan maupun perbatasan yang berada di Provinsi Malut,” ujarnya
Kepada Karo SDM segera mengusulkan jumlah yang akan ditetapkan dalam rekrutmen tahun ini dengan mengedepankan para calon taruna-taruni Akpol dan Bintara di wilayah kepulauan dan perbatasan.
“Dalam kota akan dikurangi Koutanya dan diperbanyak kuota yang berada di wilayah kepulauan dan perbatasan” tegas kapolda.
Jadi pada seluruh calon peserta seleksi penerimaan anggota polri harus siap ditempatkan dimana saja.
“Tak lupa, Kapolda mengucapkan terima kasih kepada semuanya yang sudah berkenan hadir dan berkomitmen dalam rangka penerimaan anggota polri gelombang II Tahun anggaran 2022,” tutupnya
ILON HI.M Marsaoly


