Masyarakat dan anggota BPD Desa Lata-Lata menemui Bupati Halsel Usman Sidik diruangannya, menyampaikan hasil temuan terkait anggaran Dana Desa (DDS) tahap 1 dan 2 tahun 2021.
Pada saat awak media fbinews menemui perwakilan masyarakat dan Anggota BPD desa Lata-Lata, menyampaikan keluhan dan keresahan yang masyarakat rasakan , yang di lakukan oleh Oknum Kades dan bendehara desa Lata Lata, Karena dalam pengelolaan Anggaran Desa tidak pernah ada Transparansi terhadap masyarakat.''ujarnya''
Inggrit salah satu anggota BPD, melalui sambungan telfonnya meyampaikan bahwa kami menemui Bapak Bupati dalam rangka memberikan laporan adanya pencabutan lampu penerangan jalan dari pihak kontraktor Bapak Hi Andi. Bupati Halsel sangat geram ketika mendengar laporan tersebut .''tegasnya''
Lanjut ingrid mengatakan bahwa kami pun memohom kepada Bupati untuk segera memeriksa oknum Kepala Desa Lata lata dan mengaudit terkait Anggaran Desa
Etus Maici Kepala Sekolah yang juga merangkap jabatan sebagai bendahara Desa harus diperiksa ,karena Masyarakat mencurigai adanya penggelapan Anggaran Desa, Sehingga terjadinya pencabutan akses Lampu Penerangan jalan . Diketahui dari pihak kontraktor bahwa Kepala Desa tidak membayar selama dua tahapan
Sikap arogan bendahara Desa dan membuat kegaduhan dihadapan masyarakat,tidak memberikan contoh yang baik dan dianggap tidak mampu untuk melayani rakyat , untuk itu kami sebagai masyarakat Desa Lata-Lata memohon kepada Bupati beserta jajaran Instansi pemerintahan terkait agar segera bertindak tegas terhadap Oknum-oknum yang menyengsarakan rakyat( Haya).

