• Jelajahi

    Copyright © FBINEWS MALUT
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Ngawur!!! Proyek Pemerintah Tanpa Informasi, Dan Rambu K3 Masih Dibiarkan Di Bibinoi

    Fuad Abdullah
    11/19/21, 19.59 WIB Last Updated 2021-11-19T10:59:31Z


    Halsel - Fbinews - Net


    Melalui Saluran WhatsApp salah satu warga enggang menyebut namanya mengatakan bahwa, Pekerjaan Pembangunan Saluran Sanitasi (Got) di desa bibinoi kecamatan bacan timur tengah kabupaten halmahera selatan di duga melanggar undang-undang no 14 tahun 2008 tentang keterbukaan publik Jumat 19/11/2021.


    Pasalnya di lokasi proyek tidak terlihat papan proyek yang menyatakan besaran dana anggaran yang di pakai, lama pekerjaan, pemenang lelang juga asal dana anggaran yang dipakai.


    Menurut informasi dari sumber yang beredar yang di sampaikan oleh salah satu warga lewat whatsApp enggan menyebut namanya mengatakan bahwa, katanya proyek propinsi tapi tidak ada papan proyek nya.


    Proyek pemerintah yang tidak mencantumkan papan informasi, bukan hanya melanggar Undang-undang keterbukaan publik (Kip) tetapi juga melanggar peraturan presiden (Perpres) no 54 tahun 2010 dan Perpres no 70 tahun 2012 tentang kewajiban memasang papan nama pada pembangunan proyek dan Rambu K3 (Keselamatan kesehatan kerja) yang dananya dibiayai oleh negara.


    Sumber yang yang di kirim melalui WhatsApp oleh warga enggan menyebut namanya mengatakan bahwa, menurut salah satu pekerja yang ada dipembangunan got tersebut juga enggang menyebut nama saat dikomfirmasi mengatakan bahwa tidak tahu kontarktor mana yang mengerjakan hanya mengetahui pelaksana lapangan proyek tersebut yaitu FAUZAN ABDULLAH yang menyuruh nya untuk bekerja serta pengawas Proyek yang bernama FIKRAM ABDULAH ucapnya.


    Pekerjaan got ini memiliki Volume 117 meter untuk Renovasi got lama dan 33 meter untuk pembangunan got baru, sedangkan upah kerja di potong (5juta) dari kesepakatan awal, yang awal nya (30 juta) dipotong menjadi (25 juta) dengan alasan kami lambat kerja ucap salah satu pekerja.


    Lanjut, bagaimana tidak terlambat, bahan - bahan nya habis contoh seperti semen, yang pastinya keterlambatan bukan dari kami dan dalam pekerjaan pun seluruh pekerja tidak dibekali dengan alat pengaman diri yaitu Masker, Rompi, Helm ataupun sepatu ucap pekerja yang di mintai keterangan.


    Sementara Fauzan Abdullah sebagai pelaksana lapangan dihubungi lewat telpon seluler oleh awak media Fbinews  tidak tersambung (luar jangkauan). (HY)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini